Jumat, 27 Februari 2009

Perbedaan antara HyperTransport dan FSB

INTEL dan AMD memiliki arsitektur bus yang sama dari sejak dulu sampai AMD generasi Athlon, saat AMD menerbitkan prosesor 32/64 bit nya (Athlon64 FX, Athlon64, Opteron), seiring dengan itu pula AMD tidak menganut sistem bus FSB, tapi memakai sistem bus bernama HyperTransport, sistem mana yang paling oke dan optimal, latency yang paling minim, bandwidth yang paling besar, komplesitas yang rendah??

FSB (Front Side Bus)

FSB (Front Side Bus) adalah sistem bus yang menghubungkan antara memory dengan CPU, lalu lintas data yang terjadi antara keduanya di_handle oleh sebuah chip/hub yang dikenal dengan nama Northbridge (di pasaran dikenal dengan 'chipset'). Hub/northbridge controller ini menghandle bandwitdh sistem paling besar dan paling krusial, karena selain menjadi hub antara memory dan CPU, dia juga meng_handle bandwith graphic port (AGP), dan I/O controller (dikenal sebagai Southbrige), dan untuk kelas server/workstation, dia juga meng_handle bandwidth komponen PCI express (1 bus PCI express max bandwidth = 8 GB), pokoknya semua yang ingin berhubungan dengan prosesor harus lewat hub/northbridge ini. Jenis2 yang ada seperti yang kita kenal; intel 915, 925, 865, 875, nForce2/3/4, VIA KT400, KT800, SIS 650, SIS 755fx. Semua chip ini exist pada semua platform Intel, yang notabene native dengan sistem FSB, terlihat dari sistem 'Quad Data Pump' yang dianutnya pada P4, FSB dasar tercepat saat ini dari INTEL adalah 266 mhz (pada Pentium4 northwood 3.6 Ghz ke atas), dikalikan 4 menjadikan FSB = 1064 mhz, akan streamline/sikron kalau dipadu dengan memory ber_clockspeed 400Mhz (DDR SDRAM 800 mhz/DDR800).


Kalau dilihat dari semua diagram spesifikasi semua jenis chipset, yang tercepat adalah troughput yang dimiliki chipset intel 925 yaitu sebesar 8.5 GBps (gigabyte, bukan gigabit), tapi tidak tahu kalau chipset platform AMD, kalau saya yakin adalah Nforce2 nya nVidia, tapi sayangnya nVidia tidak pernah buat blok diagram untuk arsitektur chipset nya, entah kenapa chipset inilah yang biasanya di_tune dengan meningkatkan data transfer rate memory (bukan prosesor) menjadi overclock.

FSB dimaksud adalah seperti dalam gambar ini northbridge dibawah adalah intel 7525 untuk prosesor XEON DP, southbridge/IO hub_nya intel ICH5R
kelemahan FSB adalah bus yang ada hanya 1, baik untuk 1 prosesor/2 prosesor/4 prosesor, sehingga akan menjadikan bottleneck pada multi prosesor,
ada review di www.anandtech.com yang mengetest platform intel 2 prosesor dan 4 prosesor, ternyata pada stress testing yang terberat, 2 prosesor lebih unggul dari 4 prosesor, karena 2 prosesor tidak mengalami bottleneck, perintah instruksi terpaksa harus antri melewati FSB ini, oleh karenanya INTEL mensiasati hal ini dengan menambah cache memory L2 = 2 MB, L3 cache = 6 MB, lalu bagaimana apabila 8 prosesor? akan lebih bottleneck lagi.

Arsitektur HyperTransport yang diadopsi AMD menjawab masalah ini.



HyperTransport

Istilah HyperTransport (HT) sebelumnya dikenal dengan nama Lightning Data Transport (LDT) adalah saluran komunikasi dua arah (bidirectional) yang berfungsi untuk mentransmisikan data yang bersifat paralel maupun serial yang memiliki bandwidth tinggi dengan tingkat latency (penghambatan) yang rendah. Teknologi ini diperkenalkan pada tanggal 2 April 2001. Banyak perusahaan Intenasional yang memanfaatkan teknologi ini. AMD adalah salah satu perusahaan yang menggunakan dan menerapkan teknologi HyperTransport pada prosesor golongan x86.Sedangkan Intel, pesaing AMD, tetap menggunakan Font Side Bus dan tidak mengadopsi teknologi HyperTransport untuk diaplikasikan pada prosesor produksinya

Istilah HT (HyperTransport) seringkali rancu dengan istilah HT yang mengacu kepada teknologi Hyper-Threading milik Intel, yaitu fitur teknologi yang biasa terdapat pada Pentium 4.Sebenarnya, secara resmi fitur teknologi Hyper-Threading milik Intel ini disebut Hyper-Threading Technology dan disingkat menjadi HTT atau HT-Technology. Jelas di sini, bahwa HT (HyperTransport) berbeda dengan HTT atau HT-Technology

Di pasaran dikenal dengan singkatan HTT (hypertansport technology). HyperTransport adalah sistem teknologi bus yang free-royalty, open technology seperti open source nya linux, setiap vendor dapat mengadopsi teknologi ini, dan juga bisa memberikan kontribusi balik terhadap development HyperTransport ini, vendor2 yang mengadopsi teknologi ini tergabung dalam sebuah konsorsium, AMD membuat prosesor seri Athlon64 ke atas dengan meng-embeded bus HyperTransport ke dalam chipnya, sehingga akses memory akan langsung menuju prosesor tanpa perantara dulu, sehingga chipset/northbridge tidak dibutuhkan lagi.

Efek dari sistem ini menyebabkan lantency antara memory dan prosesor jauh lebih singkat, dan yang pasti menjadikan 1 prosesor akan memliki 1 bus dedicated terhadap memory array, selain itu komunikasi antar prosesor pun juga dedicated, tidak lagi memakai bus yang shared seperti pada sistem FSB, bottleneck tidak ada lagi, memungkinkan prosesor berseri lebih dari 4 prosesor secara sederhana, terbukti dengan platform AMD untuk 8 prosesor (4 buah prosesor dual core) akan tersedia mulai tahun depan. INTEL masih berkutat dengan masalah bottlneck bandtwith FSB di 4 prosesor jadi agak aneh kelihatannya, karena sebelumnya kalau mau lihat kemampuan system, pertama pasti lihat dulu arsitektural chipset/northbridge, baru prosesor, baru memory, baru southbridge/IO controller, dll. kalau sekarang bypass langsung, tidak tergantung lagi dengan teknologi chipset, selama pakai AMD athlon64 ke atas, kemampuan pasti sama, karena bus controller sudah embeded di prosesor langsung, tinggal lihat saja, apakah motherboard menyediakan controller hypertranport lain untuk interkoneksi PCI, PCIExpress, LAN card gigabit dedicated bus, dll.


Kalau pada sistem FSB dikenal dengan dual channel memory, untuk antisipasi bandwith dari array memory ke chipset, kalau dengan HTT dapat dikatakan multi channel, karena channel memory = jumlah prosesor.


Kamis, 12 Februari 2009

Sistem Bus pada Komputer

System bus atau bus sistem, dalam arsitektur komputer merujuk pada bus yang digunakan oleh sistem komputer agar dapat berjalan. Sebuah bus adalah sebutan untuk jalur di mana data dapat mengalir dalam komputer. Jalur-jalur ini digunakan untuk komunikasi dan dapat dibuat antara dua elemen atau lebih.

Sebuah komputer memiliki beberapa bus, agar dapat berjalan. Banyaknya bus yang terdapat dalam sistem, tergantung dari arsitektur sistem komputer yang digunakan. Sebagai contoh, sebuah komputer PC dengan prosesor umumnya Intel Pentium 4 memiliki bus prosesor (Front-Side Bus), bus AGP, bus PCI, bus USB, bus ISA (yang digunakan oleh keyboard dan mouse), dan bus-bus lainnya.

Bus disusun secara hierarkis, karena setiap bus yang memiliki kecepatan rendah akan dihubungkan dengan bus yang memiliki kecepatan tinggi. Setiap perangkat di dalam sistem juga dihubungkan ke salah satu bus yang ada. Sebagai contoh, kartu grafis AGP akan dihubungkan ke bus AGP. Beberapa perangkat lainnya (utamanya chipset atau kontrolir) akan bertindak sebagai jembatan antara bus-bus yang berbeda. Sebagai contoh, sebuah kontrolir bus SCSI dapat mengubah sebuah bus menjadi bus SCSI, baik itu bus PCI atau bus PCI Express.

Beberapa bus utama dalam sistem komputer modern adalah sebagai berikut:

* Bus Prosesor. Bus ini merupakan bus tercepat dalam sistem dan menjadi bus inti dalam chipset dan motherboard. Bus ini utamanya digunakan oleh prosesor untuk meneruskan informasi dari prosesor ke cache atau memori utama ke chipset kontrolir memori (Northbridge, MCH, atau SPP). Bus ini juga terbagi atas beberapa macam, yakni Front-Side Bus, HyperTransport bus, dan beberapa bus lainnya. Sistem komputer selain Intel x86 mungkin memiliki bus-nya sendiri-sendiri. Bus ini berjalan pada kecepatan 100 MHz, 133 MHz, 200 MHz, 266 MHz, 400 MHz, 533 MHz, 800 MHz, 1000 MHz atau 1066 MHz. Umumnya, bus ini memiliki lebar lajur 64-bit, sehingga setiap detaknya ia mampu mentransfer 8 byte.

* Bus AGP (Accelerated Graphic Port). Bus ini merupakan bus yang didesain secara spesifik untuk kartu grafis. Bus ini berjalan pada kecepatan 66 MHz (mode AGP 1x), 133 MHz (mode AGP 2x), atau 533 MHz (mode AGP 8x) pada lebar jalur 32-bit, sehingga bandwidth maksimum yang dapat diraih adalah 2133 MByte/s. Umumnya, bus ini terkoneksi ke chipset pengatur memori (Northbridge, Intel Memory Controller Hub, atau NVIDIA nForce SPP). Sebuah sistem hanya dapat menampung satu buah bus AGP. Mulai tahun 2005, saat PCI Express mulai marak digunakan, bus AGP ditinggalkan.

* Bus PCI (Peripherals Component Interconnect). Bus ini berjalan pada kecepatan 33 MHz dengan lebar lajur 32-bit. Bus ini ditemukan pada hampir semua komputer PC yang beredar, dari mulai prosesor Intel 486 karena memang banyak kartu yang menggunakan bus ini, bahkan hingga saat ini. Bus ini dikontrol oleh chipset pengatur memori (northbridge, Intel MCH) atau Southbridge (Intel ICH, atau NVIDIA nForce MCP).

Berikut ini jenis-jenis bus yang ada dalam sebuah komputer:

* Bus PCI Express (Peripherals Component Interconnect Express)

* Bus PCI-X (Peripherals Component Interconnect Express)

* Bus ISA (Industry Standard Architecture)

* Bus EISA (Extended Industry Standard Architecute)

* Bus MCA (Micro Channel Architecture)

* Bus SCSI (Small Computer System Interface]]

* Bus USB (Universal Serial Bus)

* Bus 1394



Source : Wikipedia Bahasa Indonesia