Cache berasal dari kata cash, dipergunakan untuk meningkatkan kecepatan transfer data baik secara sementara maupun permanen.
Sedangkan menurut istilah cache adalah tempat menyembunyikan; tempat menyimpan sementara.
Menurut definisinya cache adalah suatu tempat untuk menyimpan sesuatu secara sementara, mekanisme untuk mempercepat transfer data dengan cara menyimpan data yang telah di akses di suatu buffer, dengan harapan jika data yang sama akan diakses, akses akan menjadi lebih cepat. Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer yang berjarak dekat dengan komputer pengakses. Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses. Dengan mekanisme HTTP, data yang diberikan oleh proxy selalu data yang terbaru, karena proxy server akan selalu mencocokkan data yang ada di cache-nya dengan data yang ada di server luar.
Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah. Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network)
Kaitannya cache dalam sebuah posesor adalah setiap prosesor ditanamkan sebuah teknologi cache memory yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan/pengolah data sementara sebelum data tersebut diproses oleh processor. Semakin besar Cache sebuah prosesor maka semakin cepat kinerjanya karena memberikan ruang penyimpanan yang lebih besar.
Ada beberapa jenis cache memory pada prosesor yaitu L1, L2 dan L3. L1 Cache merupakan cache yang paling dekat dengan prosesor sehingga merupakan cara tercepat untuk mengeksekusi data. L1 cache terdiri dari sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi atau satu paket di dalam modul yang sama pada prosesor. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Berguna untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data, dan memastikan bahwa prosesor memiliki supply data yang stabil untuk diproses sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.
L2 Cache Umumnya terdiri dari chip SRAM yang terletak di dekat prosesor, meskipun demikian, prosesor Athlon generasi terbaru memiliki L2-Cache on chip. Fungsinya sama dengan L1 Cache, L2 Cache dikenal juga dengan nama secondary cache, adalah memory yang memiliki urutan kecepatan kedua (tipe memori yang paling cepat adalah L1 Cache) yang disediakan untuk mikroprosesor.
L3 Cache diintegrasikan dalam teknologi prosesor yang mempunyai core (inti) lebih dari 1 misal prosesor bertipe dual core, triple core dan quadcore. Pada prosesor generasi ini fungsi L3 cache sebagai pensuplai/pengontrol data yang masuk dari masing-masing L2 cache tiap core (inti) pada setiap prosesor.
Jadi kesimpulannya semakin besar cache yang digunakan pada prosesor makin baik pula kemampuan komputer untuk menjalankan beberapa program secara bersamaan (multitasking).
Source : Disadur Dari Berbagai Sumber