Jumat, 30 Januari 2009

Istilah cache memory dan fungsinya pada prosesor

Cache berasal dari kata cash, dipergunakan untuk meningkatkan kecepatan transfer data baik secara sementara maupun permanen.

Sedangkan menurut istilah cache adalah tempat menyembunyikan; tempat menyimpan sementara.

Menurut definisinya cache adalah suatu tempat untuk menyimpan sesuatu secara sementara, mekanisme untuk mempercepat transfer data dengan cara menyimpan data yang telah di akses di suatu buffer, dengan harapan jika data yang sama akan diakses, akses akan menjadi lebih cepat. Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer yang berjarak dekat dengan komputer pengakses. Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses. Dengan mekanisme HTTP, data yang diberikan oleh proxy selalu data yang terbaru, karena proxy server akan selalu mencocokkan data yang ada di cache-nya dengan data yang ada di server luar.

Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah. Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network)

Kaitannya cache dalam sebuah posesor adalah setiap prosesor ditanamkan sebuah teknologi cache memory yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan/pengolah data sementara sebelum data tersebut diproses oleh processor. Semakin besar Cache sebuah prosesor maka semakin cepat kinerjanya karena memberikan ruang penyimpanan yang lebih besar.

Ada beberapa jenis cache memory pada prosesor yaitu L1, L2 dan L3. L1 Cache merupakan cache yang paling dekat dengan prosesor sehingga merupakan cara tercepat untuk mengeksekusi data. L1 cache terdiri dari sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi atau satu paket di dalam modul yang sama pada prosesor. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Berguna untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data, dan memastikan bahwa prosesor memiliki supply data yang stabil untuk diproses sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.

L2 Cache Umumnya terdiri dari chip SRAM yang terletak di dekat prosesor, meskipun demikian, prosesor Athlon generasi terbaru memiliki L2-Cache on chip. Fungsinya sama dengan L1 Cache, L2 Cache dikenal juga dengan nama secondary cache, adalah memory yang memiliki urutan kecepatan kedua (tipe memori yang paling cepat adalah L1 Cache) yang disediakan untuk mikroprosesor.

L3 Cache diintegrasikan dalam teknologi prosesor yang mempunyai core (inti) lebih dari 1 misal prosesor bertipe dual core, triple core dan quadcore. Pada prosesor generasi ini fungsi L3 cache sebagai pensuplai/pengontrol data yang masuk dari masing-masing L2 cache tiap core (inti) pada setiap prosesor.


Jadi kesimpulannya semakin besar cache yang digunakan pada prosesor makin baik pula kemampuan komputer untuk menjalankan beberapa program secara bersamaan (multitasking).

Source : Disadur Dari Berbagai Sumber

Mengenali File apa saja yang mudah terinfeksi virus

Mungkin sebagian besar kita tahunya kalau virus itu hanya dari tipe file exe (application) saja, karena memang sebagian besar virus berupa file exe. Padahal banyak tipe file yang berpotensi terinfeksi virus dan bisa menyebarkannya ketika dijalankan. Sehingga sering kita tidak sadar bahwa file yang dijalankan ternyata bisa mengandung virus / bibit-bibit virus.

Dengan mengatahui beberapa tipe tersebut, semoga bisa lebih berhati-hati. Berikut beberapa tipe file yang sering/bisa terinfeksi virus dan sebagian bisa menyebarkannya kembali ketika file tersebut dijalankan :

Binary Executable Files
Binary Executable Files (Portable Executable / PE) merupakan file yang isinya diterjemahkan sebagai program oleh komputer. File ini terdiri dari beberapa tipe di windows :

  • EXE (Executable / Application)Tipe file ini merupakan file yang sering terinfeksi virus dan sebagian besar virus juga berupa exe. Banyak virus yang bisa menempel di file ini dan begitu dijalankan, virus aslinya menyebar dan menginfeksi komputer. Oleh karena itu, sebaiknya ketika kita memiliki master program, maka di zip saja atau di rename untuk mengurangi resiko terinfeksi virus. Beberapa virus yang menginfeksi EXE misalnya w32/Virut, Troxa, Sality dan lainnya.
  • DLL (Dynamic Link Library) dan OCX yang formatnya sebenarnya sama dengan tipe EXE, hanya saja tidak langsung dijalankan, melainkan digunakan oleh file lain seperti EXE. Sehingga virus juga bisa menginfeksi tipe file ini.
  • SCR (Screensaver) File ini juga seperti format exe, hanya saja ber ekstensi scr, yang maksudnya adalah file screensaver. Sehingga ketika dijalankan, screensaver akan tampil. Oleh karena itu, virus sering menduplikasi dirinya dengan tipe ini dan menempatkan dirinya sebagai screensaver, sehingga ketika screensaver aktif, sebenarnya virus itu yang aktif.
  • COM file (Command File), bisa berupa Text atau Binary File yang dijalankan under DOS / MS-DOS. Generasi awal virus sepertinya berupa file COM ini.
  • SYS (Device Driver), merupakan file Binary yang digunakan untuk Driver.
Sumber : portal.telkomspeedy

Kamis, 29 Januari 2009

Intel Processor

Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan Intel, salah satu perusahaan pengembang Chip mikroporsesor terbesar didunia yang kini telah berusia 38 tahun. Intel adalah satu pelopor mikroprosesor terbesar yang pernah ada dan secara kontinu masih berkomitmen mengeluarkan berbagai produk yang kesemuanya mendapat respon memuaskan dari para penggunanya baru-baru ini Intel mengeluarkan varian produk terbarunya yaitu Intel Core i7. ntel Core i7 merupakan brand untuk prosesor Intel untuk desktop terbaru yang menggunakan micro-architecture Nehalem, yang ditujukan untuk pangsa pasar High-end Desktop (HEDT).

Core i7 merupakan chip pertama yang dirilis Intel dengan basis Intel Nehalem didalamnya, disusun dengan teknologi 45-nanometer process, chip ini berbeda dengan kebanyakan chip Intel lainnya, karena chip ini mempunyai kemampuan mengkontrol dan mempercepat koneksi antara prosessor dan main memory. Nehalem adalah keluarga micro-arsitektur prosesor Intel generasi terbaru dan revolusioner yang dibuat dengan menggunakan proses transistor 45nm dan Hi-K metal-gate. Nehalem memiliki banyak fitur yang baru dan berbeda jika dibandingkan dengan keluarga prosesor berbasis Core micro-architecture (Core 2 Duo, Core 2 Quad).

Dari varian Core i7 ini terdapat beberapa fitur-fitur baru yang ditanamkan pada prosesor berbasis Nehalem micro-architecture ini diantaranya adalah:
• 4 core (quad-core), 8-thread
• Simultaneous Multi-threading (Hyper-threading) Technology
• Cache memory tiga level (64KB L1 Cache, 256KB L2 Cache & 8MB Shared L3 Intel® Smart
Cache)
• Integrated Memory Controller, yang mendukung hingga 3-channel DDR3 1066/1333MHz
memory, 2-DIMM per channel
• Intel® Quick Path Interconnect technology
• Intel Turbo Boost Technology
• Intel Streaming SIMD Extensions (SSE) 4.2

Saat ini Intel baru mengeluarkan 3 tipe untuk Core i7 yaitu:

* Intel Core i7-965 (Extreme Edition) 3.2 GHz 8MB L3 Intel Smart Cache

* Intel Core i7-940 2,93 GHz 8MB L3 Intel Smart Cache

* Intel Core i7-920 2,66 GHz 8MB L3 Intel Smart Cache



Dari 3 tipe prosesor diatas Intel menggunakan socket tipe LGA 1366.
jadi bagi anda yang ingin upgrade ke prosesor bertipe core i7 ini, anda harus bersiapsiap merogoh kocek untuk membeli motherboard yang baru yang tentunya sudah mendukung prosesor tipe ini.

Vendor-vendor semacam Intel, Gigabyte, Asus dan MSI telah mengeluarkan produk terbaru mereka yang sudah support core i7.

Namun segmen Core i7 sebenarnya sengaja didesain untuk para gamer PC dan high-end user, bukan untuk pemakai PC pada umumnya. Dan sedikit banyak Intel menggunakan chip terbarunya ini sebagai senjata baru untuk melawan AMD, yang seperti kita ketahui duo pabrikan prosessor tersebut tidak pernah berhenti bersaing.

Jadi bagi anda yang pengen menghadirkan teknologi komputasi berbasis teknologi terbaru, mungkin Intel Core i7 menjawab kebutuhan anda.


Source : Disadur Dari Berbagai Sumber